Salam… :)
Buat lo yang mungkin pernah ada gebetan yang
kenalannya lewat dunia maya, lo mungkin bakal bilang, ah dia bukan orang
pemberani, atau, halah nanti talky talky nya dah panjang pas ketemu malah
canggung. Tapi pas ada orang deketin lo dengan nemuin langsung, lo bakal mikir,
ih dia berani banget ya ngelakuin semua ini, atau, lebih nyaman gini sih jadi
gak ada yang disembunyiin, atau, enak gini jadi gak ada canggung pas bicara
mulai dari mode, gaya magnet, gravitasi sampai bahas sin cos. Padahal,
sejujurnya, lo udah punya prinsip, target, atau apalah untuk dapetin pasangan
dengan postur tubuh tegap tinggi, hidung mancung, good looking, keren keren
manja, punya motor/mobil sendiri 'dari orang tua' . . . 'ups ¯\_(ツ)_/¯
Sejatinya seorang manusia selalu ingin menjadi
yang terbaik dari yang terbaik. Padahal Tuhan udah kasih yang terbaik dari yang
terbaik darimu. Tuhan memantaskanmu dengan apa yang kau miliki, kelebihan lemak
kekurangan kuota (??) Tuhan telah mengaturnya. Jadi, yang dapat kita ambil dari
sini, sudah pantaskah kamu mendapatkan sesuatu yang kalian anggap pantas untuk
dirimu?
Sangat-sangat sulit untuk bersyukur, akan sangat
banyak bisikan-bisikan menyesatkan disekitarmu. Berlatihlah, dengan perlahan
kau akan terbiasa dengan makna bersyukur. Makna bersyukur sendiri bukan hanya
berkata dari lidah yang bergetar dan menimbulkan suara (memuji Tuhan), namun
dapat diartikan menjadi 'menghargai sesuatu yang (mungkin) hanya didapatkan
oleh kau seorang, kau seorang! dari (hal) yang terburuk hingga yang terbaik'
Alhamdulillah...
Terima kasih (★^O^★)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar